Arab Belanja Sistem Pertahanan Rudal ke Amerika, Nilainya Fantastis

Sabtu, 07 Oktober 2017 | 20:30
Share:
Facebook Share
Twitter Share
Google Plus Share
PELINDUNG HANCURKAN: Sistem Thaad yang sudah terpasang di Korea Selatan. (REUTERS)

INDOPOS.CO.ID – Arab Saudi shopping ke Amerika Serikat (AS). Mereka membeli sistem pertahanan rudal Amerika, Terminal Ketinggalan Tingkat Tinggi Tingkat Tinggi (Thaad). Nilainya fantastis.

Departemen Luar Negeri AS mengatakan bahwa kesepakatan senilai USD 15 miliar (setara Rp 264,6 triliun) tersebut menunjukkan arah kepentingan keamanan nasional dan kebijakan luar negeri AS. ”Ini akan meningkatkan keamanan Saudi dan Teluk terhadap ancaman regional, Iran, dan lainnya,” ujar Departemen Dalam Negeri dalam pernyataan resminya.

Pengumuman tersebut disampaikan sehari setelah Arab Saudi sepakat untuk membeli sistem pertahanan udara dari Rusia. ”Kesepakatan itu tidak akan mengubah keseimbangan militer di wilayah Timur Tengah,” sambung Badan Pelaksana Keamanan Pertahanan Pentagon.

Sebelumnya, sistem Thaad sudah disiapkan di Korea Selatan untuk melindungi dari kemungkinan serangan rudal dari Korea Utara. Namun banyak warga Korea Selatan keberatan, karena khawatir hal itu akan menjadi target dan membahayakan nyawa orang-orang yang tinggal di dekat lokasi peluncurannya.

Tiongkok juga menyuarakan penolakan terhadap sistem tersebut, dengan mengatakan hal itu akan mempengaruhi keseimbangan keamanan regional.

Thaad mampu menembakkan rudal balistik jarak pendek dan menengah dari terminal inti mereka. Menggunakan teknologi hit-to-kill- energi kinetik yang dimiliki perangkat ini mampu menghancurkan hulu ledak yang dituju.

Alat militer ini memiliki jarak tempuh 200 km dan bisa mencapai ketinggian 150 km. Sebelumnya, AS menempatkan Thaad di Guam dan Hawaii sebagai tindakan melawan potensi serangan dari Korea Utara

Diproduksi oleh perusahaan AS Lockheed Martin, sistem ini mampu menghancurkan rudal yang masuk pada ketinggian di luar atmosfer bumi. Itu membuatnya sangat berguna dalam melawan rudal yang mungkin membawa hulu ledak nuklir. (tia/CNN/The guardian/BBC/JPC)

Apa Reaksi Anda?
 Loading...
Suka
Suka
0%
Lucu
Lucu
0%
Sedih
Sedih
0%
Marah
Marah
0%
Kaget
Kaget
0%
Aneh
Aneh
0%
Takut
Takut
0%