Korut Ancam Luncurkan Rudal ke Amerika

Rabu, 09 Agustus 2017 | 17:37
Share:
Facebook Share
Twitter Share
Google Plus Share
SIAGA: Di Kepulauan Guam ada markas Angkatan Udara AS. (Reuters)

INDOPOS.CO.ID – Hubungan Amerika dengan Korea Utara makin panas. Mereka bahkan berencana melancarkan serangan rudal ke kawasan teritorial Amerika di Samudera Pasifik. Tepatnya ke Kepulauan Guam.

Pernyataan yang dirilis media militer Korut itu keluar beberapa jam setelah Presiden AS Donald Trump mengancam Korea dengan ”api dan kemarahan.”

Disebutkan media Korut, pemerintah Kim Jong Un sedang mempertimbangkan untuk menembakkan roket jarak medium-panjang ke Guam. Guam adalah pulau yang menjadi salah satu markas strategis militer AS.

DEKAT: Posisi Guam.

DEKAT: Posisi Guam. (BBC)

 

Sebelum pernyataan pedas ini, Korut meradang ketika PBB menyetujui sangsi ekonomi ke Korut dengan menetapkan denda setinggi langit. Pyongyang mengatakan denda itu adalah pelanggaran hebat kedaulatan negeri. Mereka mengingatkan kalau AS akan membayar harga yang pantas untuk sangsi itu.

Pada Rabu (9/8) kantor berita KCNA mengatakan kalau pemerintah sedang mempertimbangkan dengan masak untuk mengirimkan rudal Hwasong-12. Itu adalah rudal buatan dalam negeri.

Gubernur Guam Eddie Baza Calvo mengatakan kalau sampai saat ini belum ada ancaman nyata ke kawasan kepulauan itu. ”Namun kami sudah siap dengan segala kemungkinan terburuk,” sambungnya.

Pernyataan Korut terbaru ini adalah ancaman terkini di tengah perang retrorika dengan ketegangan antara AS dengan Korut. Pyongyang, yang sudah melakukan tes nuklir lima kali, meluncurkan dua rudal balistik intercontinental (ICBM) pada Juli lalu. Mereka mengklaim rudal itu mampu jatuh di tanah AS.

Guam adalah kepulauan seluas 541 kilometer persegi yang terletak di Samudera Pasifik antara Filipina dengan Hawaii. Kawasannya sebagian besar berupa gunung berapi aktif dan karang. Kepulauan itu milik AS dengan populasi sekitar 163 ribu jiwa.

Lebih seperempat Guam menjadi markas militer AS. Ada sekitar enam ribu personel AS di sana dan mereka berniat menambah jumlahnya. Kepulauan tersebut adalah salah satu titik strategis AS di Pasifik dengan akses potensial ke Laut China Selatan, Korea, dan Semenanjung Taiwan.  (tia/CNN/Reuters/BBC/JPC)

Apa Reaksi Anda?
 Loading...
Suka
Suka
0%
Lucu
Lucu
0%
Sedih
Sedih
0%
Marah
Marah
0%
Kaget
Kaget
0%
Aneh
Aneh
0%
Takut
Takut
0%