Menatang AS, Korut Pamerkan Rudal Balistik Antarbenua

Korut siap tempur

Minggu, 16 April 2017 | 11:00
Share:
Facebook Share
Twitter Share
Google Plus Share
Rudal balistik Korea Utara

INDOPOS.CO.ID - Seakan tidak gentar dengan gertakan Amerika Serikat, Korea Utara memamerkan kekuatan tempur di Ibu Kota Pyongyang, Sabtu, (15/4) kemarin. 

Parade alat utama sistem persenjataan utama ini memperingati 105 tahun kelahiran pendiri negara, Kim Il-sung. Pameran peralatan tempur ini mempertegas spekulasi, Kim Jong-un siap meladeni AS, bahkan Korut siap melakukan serangan balasan.

Bahkan, dia siap menguji senjata nuklir untuk membuat Semenanjung Korea semakin panas dan membuat Presiden AS, Donald Trump mengerahkan armada perang untu merapat ke Korut. 

Keputusan Negeri Paman Sam menjatuhkan Bom GBU-43/B atau bom berjuluk Mother of all Bombs milik AS dengan ke  basis ISIS di Afghanistan menjadi pemicu reaksi keras Pyongyang. Korut menilai, serangan tersebut sebagai pesan tersembunyi.

Korut mengaku telah siap siaga, dengan segala kemungkinan, termasuk bila AS menyerang lebih dulu. "Kami siap untuk menanggapi perang habis-habisan dengan perang habis-habisan," kata pejabat militer Korea Utara Choe Ryong-hae, dilansir dari BBC. 

"Kami siap memukul balik dengan serangan nuklir versi kami terhadap setiap serangan nuklir," tegas Choe Ryong-hae memberi ultimatum.

Peralatan tempur milik Korut membuat bergidik. Mereka memamerkan rudal balistik kapal selam atau submarine-launched ballistic missiles (SLBMs). Rudal tersebut mampu mengantarkan hulu ledak nuklir dengan target di seluruh dunia. Dunia cemas bila Korut mengembangkan senjata nuklir sendiri, bahkan sampai produksi dalam jumlah massal.

Sejauh ini, Korut telah melakukan lima kali uji coba nuklir serta serangkaian peluncuran rudal. Sejumlah ahli percaya, rezim Kim Jong-un sedang mengembangkan nuklir hulu ledak sampai ke AS.

Editor : Redjo Prahananda
Apa Reaksi Anda?
 Loading...
Suka
Suka
0%
Lucu
Lucu
0%
Sedih
Sedih
0%
Marah
Marah
0%
Kaget
Kaget
0%
Aneh
Aneh
0%
Takut
Takut
0%